gojek
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan berprofesi sama dengan mitra PT GOJEK Indonesia untuk memperoleh program jaminan sosial peserta bukan penerima upah (BPU), sesudah sebelumnya juga merangkul PT Uber Indonesia.

Chief Human Resources Gojek Indonesia Monica Oudang mengatakan, sejak diluncurkan pada Oktober 2017, sebanyak 9.000 pengemudi sudah melaksanakan registrasi jaminan kerja. Angka itu tercatat cuma sekitar 1,8 persen dari total mitra di semua Indonesia yang berjumlah 500 ribu orang.

“Karenanya sama dilaksanakan demi meningkatkan inklusi keuangan di kalangan pekerja sektor informal,” ujarnya, Sabtu (11/11).

Direktur Perluasan Kepesertaan dan Kekerabatan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis menceritakan, pihaknya menargetkan jumlah kepesertaan aktif sebesar 15,2 juta orang pada 2017 atau meningkat 11 persen dari jangka waktu sebelumnya.

“Saya kaprah separo juta orang dari Gojek seandainya mereka ikut serta semua itu sudah benar-benar baik,” katanya.

Pihaknya mau program ini bisa langgeng untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai sektor informal. Jaminan asuransi kapabel memastikan pengemudi dan keluarga terlindungi dari bobot yang tidak diharapkan.

Nantinya, pengemudi Gojek akan menerima perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian dengan insentif kemudahan pelaksanaan registrasi dan pembayaran. Untuk menunjang kemudahan, program ini juga melibatkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

“Untuk menghadapi tantangan dalam peningkatan pemahaman dan kepatuhan membayar iuran, kami berprofesi sama dengan Bank Mandiri,” sambung Monica.

Pendaftaran BJPS Ketenagakerjaan untuk pengemudi Gojek bisa dilaksanakan secara daring (online) melalui aplikasi Gojek. Cuma tersedia satu premi untuk Jaminan Kematian dan Kecelakaan Karenanya dengan total iuran Rp16.800 per bulan yang mesti dibayar para pengemudi.

“Tujuan kami adalah edukasi mengenai keuangan dan menambah kepesertaan BPJS saja. cuma ada satu premi dengan iuran yang paling murah. Ke depan, tentu saja kami mau menambah dan memberikan kesanggupan untuk menaikkan premi” paparnya.

Nantinya, pengemudi tidak perlu membayar iuran melalui cabang BPJS, melainkan melalui setoran otomatis (auto debet) ke rekening Bank Mandiri tiap bulan.

Direktur Kelembagaan Bank Mandiri Kartini Sally menceritakan, pihaknya adalah mitra utama BPJS Ketenagakerjaan untuk layanan registrasi dan pembayaran iuran bagi peserta dari bermacam saluran di antaranya, 2.603 kantor cabang, 17.695 ATM, fasilitas elektronik lain.